Ayah, Mengapa Aku Berbeda ?

 Analisis Novel “Ayah, Mengapa Aku Berbeda ?” Karya  Agnes Davonar

 

 

 

Ayah, Mengapa Aku Berbeda ?

Penulis : Agnes Davonar

 

 

Ayah mengapa aku berbeda berkisah tentang perjuangan gadis tunarungu membuktikan kepada dunia bahwa ia terlahir dengan tujuan, tujuan yang ia buktikan walau penderitaan dalam hidupnya tidak pernah berhenti karena kerterbatasan yang ia miliki.

 Novel ini memang begitu sederhana namun tersirat banyak makna , makna cara memandang hidup , arti dari hidup itu , perjuangan menghadapi hidup dalam perbedaan dan rasa syukur kepada Tuhan. Hidup ini sempurna namun kita membuat segalanya seolah tak sempurna dengan pandangan yang menyudutkan bahwa Tuhan itu tidak adil tapi di novel ini membawa kita berpikir bahwa Tuhan itu punya rencana yang lebih indah dibandingkan rencana kita sendiri.

Sinopsis dari novel ini sendiri seperti berikut :

Ayah, mengapa aku berbeda? Adalah sebuah kisah perjuangan hidup Angel, gadis cilik tunarungu yang cacat sejak dilahirkan. Ibunya meninggal ketika Angel terlahir dan ayahnya kemudian menjadi orangtua tunggal yang merawatnya dengan tulus. Walau Angel tidak bisa mendengar apapun di dunia ini? Ayahnya berusaha membuatnya mandiri dan hidup dalam keadaan seperti anak-anak normal lainnya.

Angel yang dianggap cacat harus berjuang keras untuk dapat diterima dalam sekolah umum. Selain itu, ia harus menghadapi kenyataan tidak semua orang mau menerima kehadirannya. Sekalipun harus menderita untuk mengejar pendidikan oleh hinaan dan caci maki sekitarnya, Angel tidak menyerah. Di saat Angel bersedih, ia menemukan sesuatu dalam hidupnya. Angel memiliki bakat bermain piano walau mustahil baginya untuk mendengar apa yang ia mainkan sendiri..

Lalu ada gadis popular di sekolah barunya yang merasa terancam dengan hadirnya Angel yang cantik, pintar, dan berbakat. Angel tak pernah lepas dari “serangan”  darinya yang bertubi. Di situ pulalah ada Hendra, cowok baik hati yang kemudian menjadi sahabat Angel, dan Martin cowok incaran Maya yang diam-diam lebih memperhatikan Angel.

Pada saat yang sama, ayah Angel mengalami masalah jantung. Pendapatan tak seberapa dari toko roti keluarga yang ia kelola, menghambat pengobatannya, sehingga Angel berusaha menambah penghasilan keluarga dengan menjadi pianis sebuah cafe. Di cafe inilah, ia merajut cinta dengan Ferly, pegawai cafe tersebut. Cinta mereka tentu saja tak biasa, karena bernuansa perbedaan yang tidak biasa.

Tantangan demi tantangan, hambatan demi hambatan harus dihadapi Angel. Sebagai manusia ia hampir menyerah, namun Tuhan selalu punya cara mengembalikan kekuatannya. Hingga pada akhirnya Tuhan akan memberikan jawaban terindah atas pertanyaan Angel yang pernah ia sampaikan ke Sang Ayah “Ayah, mengapa aku berbeda?”

Kini Angel percaya, bahwa Tuhan menciptakannya ke dunia ini dengan suatu tujuan? Tujuan yang harus ia perjuangkan dengan keterbatasan fisiknya.

Kata-kata yang terucap dan segala doa serta keinginan (harapan) angel menjadi sebuah dorongan besar bagi para pembaca untuk bisa lebih menghargai hidup . contohnya adalah kutipan berikut ;

” Walau aku terlahir tanpa pernah bisa mendengar apapun di dunia ini, tapi aku masih bisa merasakan kebaikan Tuhan kepadaku, kebaikan yang membuatku percaya bahwa aku tidak terlahir dengan tujuan hidup rencananya yang indah”

Pelajaran yang berharga juga bisa kita temukan dalam novel ini. Tidak sedikit yang merasa aneh ketika Angel menghabiskan separuh waktunya di sekolah itu. Hanya ada Hendra, sahabat yang selalu setia menemani hari-hari penuh cerita seorang Angel. Bagaimana kalau kalian yang ada di posisi Angel? Sedih bukan?…hanya ada satu teman, dari ribuan teman yang mau menemani. Antara harus senang atau sedih yang selalu Angel rasakan ketika menginjakkan kaki di sekolahnya itu. Anges, dia lah perubah senyum manis Angel menjadi butiran air mata. Hanya karena keterbatasan, Agnes dengan sinisnya selalu saja membuat Angel tersiksa. Dihina, dicaci, dilukai baik secara fisik maupun psikisnya. Mungkin kalau kita tentunya tidak akan tahan, kemudian cepat-cepat berpikir untuk pergi dari sekolah itu. Tapi, Angel tidak loh…Ia tetap bertahan, kuat, tegar, dan berani menghadapinya. Sampai-sampai membuat lawannya itu terheran-heran bahkan bisa mengalahkan kemampuan Agnes baik dalam pelajaran maupun musik. Piano…ya, itulah alat musik dengan dentingan yang indah saat tutsnya dimainkan oleh seorang Angel. Berkat kemampuannya itu, Ia bisa bergabung dalam klub musik yang dipimpin oleh Bu Katrina.

Angel memiliki kelebihan dari kekurangannya , tidak ada manusia yang sempurna dan dari cerita ini kita tahu bahwa Tuhan sangat adil dalam membentuk karakter manusia yang tidak sempurna namun memiliki hidup sempurna karena adanya satu kata yang bisa membuat kita dapat mencapai kebahagiaan , yaitu “Harapan”

 penggalan favorit saya dari cerita novel berikut ini  ialah sebagai berikut :

“Tuhan bimbing aku agar semua berjalan dengan baik. Dan dengarkanlah musik ini..”

Setiap denting musik mulai memecahkan semua tawa yang awalnya menghujatku, menghinaku, arunan musik ini membawa perjalanan kisahku untuk berjuang menunjukkan pada dunia, aku memang terlahir cacat, aku tidak pernah tau apa artinya musik, tidak tau bagaimana suara burung, suara ayah bahkan tragisnya aku tidak pernah tau suara yang keluar dari mulutku sendiri.

Tapi aku percaya, aku tercipta bukan tanpa tujuan dalam dunia ini. ketika lagu itu usai kumainkan, semua berdiri dan memberikan tepuk tangan, aku menangis. ibu guru memelukku, aku ingin ibu menyampaikan pesanku kepada penonton.

“ Terima kasih, memberikan aku kesempatan untuk berada ditempat ini. Kini aku tau mengapa aku berbeda, karena Tuhan mencintaiku. Aku tidak akan marah pada Agnes dan teman-teman, aku bersyukur karena mereka mengajarkan aku tentang ketekunan dan ikhlas. Termasuk ayah, yang selalu bilang padaku “ kita tidak perlu merasa sedih dengan keadaan kita, bagaimanapun bentuknya. Karena Tuhan memberikan kita nafas kehidupan dengan tujuan hidup masing-masing”

Ya aku percaya itu.

Demikian lah penggalan novel novel ini semakin membuat pembaca yakin akan keindahan rencana Tuhan pada hidup kita

Dan perlu kita ketahui hidup  ini tidak mudah untuk kita jalani , semua butuh tantangan dan tantangan itu akan membuat kita lebih mengenal arti hidup dan lebih menghargai nya. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita , walaupun kita sedang jatuh saat ini , dia ada di samping kita, memperhatikan kita untuk mengetahui apakah kita dapat menjalani hidup ini dan tetap bersyukur melalui tantangan-tantangan (masalah-masalah yang kita alami)

 

Oleh : Nia Karina Tarigan

mahasiswa FIB unpad 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

HELLO ! PROJECT GIRL’s

%d bloggers like this: